RADIKA 100.3 FM

BANDARA KERTAJATI BAKAL JADI BANDARA KARGO ANDALAN

Pemerintah Provinsi Jawa
Barat akan mendorong Bandara Kertajati
di Kab. Majalengka sebagai pintu gerbang
industri/kargo di masa depan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah (Bappeda) Jabar Deny Juanda
Puradimaja menilai penting labeling pusat
kargo pada bandara itu untuk
mengantisipasi prediksi Bandara
Soekarno-Hatta di Tangerang yang
mengalami overload pada 2020
mendatang.
“Sekarang ini hampir semua kebutuhan
kargo harus ke Cengkareng,” katanya
baru-baru ini.
Dia menilai Jabar memang harus
menyiapkan bandara khusus kargo
mengingat 60% industri manufaktur
Tanah Air berada di Jabar. Sehingga, hasil
industri manufaktur di Cikarang Bekasi,
Bogor, dan lainnya, dapat menggunakan
fasilitas bandara kargo Kertajati.
“Akan tetapi, bandara juga bisa digunakan
untuk fasilitas penumpang meskipun
porsinya lebih sedikit,” katanya.
Dia mengatakan pengembangan Bandara
Kertajati akan disinergikan dengan
pembangunan komplek Aerocity
Majalengka yang luasnya mencapai 3.200
hektar. Pada komplek itu akan berdiri
komplek industri, properti, dan
pariwisata.
Deny menuturkan Aerocity merupakan
koridor baru di bagian timur Jabar yang
akan merangkai kegiatan ekonomi
Jabodetabek, Bandung Raya, dan
Cirebon.
“Di sisi lain, kami juga menyiapkan
Pelabuhan Cilamaya di Karawang untuk
mendukung kegiatan koridor-koridor itu,”
katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>